Senin, 10 Januari 2011

Indonesia Akan Blokir Blackberry Jika Tidak Mau Tutup Akses Pornografi



Pemerintah Indonesia melalui kemenkominfo akan memblokir layanan Blackberry mulai 21 januari nanti jika Research in Motion (RIM), selaku provider Blackberry tidak juga menutup akses terhadap situs porno.

Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring memberi batas waktu selama dua pekan bagi RIM untuk menutup akses pornografi tersebut.

"Batas waktu dari 7 Januari hingga 21 Januari 2011," kata Tifatul kepada pers di sela Rapat Kerja Pemerintah I tahun 2011 di JCC Jakarta, Senin (10/01/2011).

Tifatul mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak RIM serta sudah ada kesepakatan sebelumnya. Namun untuk deadline yang diajukan belum ada respon dari pihak RIM di Kanada.

"Mereka masih libur disana (Kanada)," kata Tiffatul.

Deadline ini diberikan kepada Research in Motion (RIM) untuk menutup akses pornografi. Jika tidak maka seluruh layanan BlackBerry di enam operator akan ditutup.


..Deadline ini diberikan kepada Research in Motion (RIM) untuk menutup akses pornografi

Digunakan para pelaku kejahatan

Selain itu mudahnya mengakses pornografi, pemerintah juga mengindikasikan kekhawatiran soal pelaku korupsi yang beraksi lewat perangkat BlackBerry.

“Research in Motion buka server di Indonesia sehingga aparat hukum di Indonesia bisa melacak keberadaan pelaku kejahatan khususnya korupsi. Sekarang, seluruh operator telekomunikasi di Indonesia sudah mematuhi itu. RIM juga harus mematuhi hal yang sama,” ujar Tifatul.

Kemenkominfo masih berpikiran positif terkait kepatuhan RIM terhadap peraturan. Namun, jika produsen asal Kanada ini tak menaati, Tifatul berjanji pemerintah akan bersikap tegas.

“Saya rasa mereka (RIM) mau tapi selesaikan segera jangan ditunda. Jika tidak, kita proses secara hukum karena mereka melanggar tiga undang-undang, yakni UU No 36/1999, UU No 11/ 2008 dan UU No 44/2008,” kata Tifatul tegas. (trbn,vv)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar